Cluster
Kumpulan satu atau lebih node yang bekerja sama menyimpan data dan menyediakan kemampuan pencarian serta indexing terdistribusi.
Definisi singkat 30+ istilah penting Elasticsearch dan OpenSearch dalam bahasa Indonesia, dikelompokkan dari struktur cluster hingga konsep pencarian dan operasional. Cocok sebagai rujukan cepat saat membaca dokumentasi atau log.
Kumpulan satu atau lebih node yang bekerja sama menyimpan data dan menyediakan kemampuan pencarian serta indexing terdistribusi.
Satu instance Elasticsearch yang berjalan (biasanya satu proses JVM). Beberapa node bergabung membentuk cluster.
Koleksi dokumen dengan karakteristik serupa, mirip "tabel" pada database relasional. Disimpan terbagi dalam shard.
Potongan index. Setiap index dipecah menjadi beberapa shard agar data dan beban tersebar di seluruh node.
Primary adalah shard utama tempat penulisan. Replica adalah salinannya untuk ketahanan data dan menambah kapasitas baca.
Berkas Lucene yang tidak dapat diubah (immutable) di dalam sebuah shard. Setiap shard terdiri dari banyak segment.
Unit data dasar berupa JSON yang diindeks dan dapat dicari, mirip satu "baris" pada tabel.
Struktur data inti Lucene yang memetakan setiap term ke daftar dokumen yang memuatnya, sehingga pencarian teks sangat cepat.
Definisi skema sebuah index: nama field dan tipe datanya (text, keyword, date, integer, dan lain-lain).
Pipeline yang mengubah teks menjadi token saat indexing dan saat pencarian. Terdiri dari char filter, tokenizer, dan token filter.
Komponen analyzer yang memecah teks menjadi token, misalnya memisahkan kalimat berdasarkan spasi dan tanda baca.
Nama virtual yang menunjuk ke satu atau lebih index. Memudahkan reindex tanpa downtime dan rotasi index.
Bahasa berbasis JSON untuk mendefinisikan pencarian dan filter, dari match hingga kombinasi bool yang kompleks.
Mekanisme merangkum dan menganalisis data, seperti menghitung jumlah per kategori, rata-rata, atau histogram waktu.
Penilaian seberapa cocok dokumen dengan query. BM25 adalah algoritma default untuk menghitung skor relevansi (_score).
Proses menyalin dokumen dari satu index ke index lain, biasanya untuk mengubah mapping atau jumlah shard.
Node yang mengelola status cluster: membuat/menghapus index, melacak node, dan memutuskan alokasi shard.
Node yang menyimpan data (shard) serta menjalankan operasi indexing, pencarian, dan agregasi.
Node yang menjalankan ingest pipeline untuk memproses/mentransformasi dokumen sebelum diindeks.
Node yang menerima request, menyebarkannya ke shard terkait, lalu menggabungkan hasil. Setiap node bisa berperan ini.
Proses membuat perubahan terbaru dapat dicari dengan membuka segment baru. Default berlangsung tiap 1 detik.
Menulis data dari memori dan transaction log ke segment Lucene di disk secara permanen, lalu mengosongkan translog.
Menggabungkan banyak segment kecil menjadi lebih sedikit untuk efisiensi. Berat I/O, hanya untuk index read-only.
Proses cluster menentukan node mana yang menampung tiap shard.
Pemindahan shard antar node agar beban dan penggunaan disk merata di seluruh cluster.
Cadangan (backup) index atau seluruh cluster yang disimpan di repository, dapat dipulihkan bila terjadi masalah.
Lokasi penyimpanan snapshot, misalnya bucket S3, shared filesystem, atau penyimpanan S3-compatible lain.
Index Lifecycle Management — otomatisasi siklus hidup index melalui fase hot, warm, cold, hingga delete.
Ambang penggunaan disk (low, high, flood stage) yang memicu cluster berhenti mengalokasikan shard atau menjadikan index read-only.
Memori JVM yang dialokasikan untuk Elasticsearch. Disarankan maksimal 50% RAM dan di bawah ~32 GB.
Mekanisme pelindung yang membatalkan operasi sebelum memakai memori berlebih, mencegah node kehabisan heap (OOM).
Antarmuka HTTP untuk seluruh operasi Elasticsearch, memakai metode GET, PUT, POST, DELETE dengan body JSON.
Cross-Origin Resource Sharing — pengaturan yang menentukan apakah aplikasi web dari domain lain boleh mengakses API cluster langsung dari browser.
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Cluster | Kumpulan node yang bekerja sama. |
| Node | Satu instance Elasticsearch dalam cluster. |
| Index | Koleksi dokumen, mirip tabel. |
| Shard | Potongan index untuk distribusi data. |
| Replica | Salinan primary shard untuk ketahanan. |
| Document | Unit data JSON yang diindeks. |
| Mapping | Skema field dan tipe data index. |
| Analyzer | Pipeline pengubah teks jadi token. |
| Query DSL | Bahasa JSON untuk pencarian. |
| Aggregation | Ringkasan/analisis data. |
| Snapshot | Backup index/cluster di repository. |
| ILM | Otomatisasi siklus hidup index. |
| Watermark | Ambang penggunaan disk. |
| Heap | Memori JVM untuk Elasticsearch. |
| Circuit Breaker | Pelindung dari kehabisan memori. |
| CORS | Aturan akses lintas domain dari browser. |
OpenSearch adalah fork open-source dari Elasticsearch 7.10 yang dikelola komunitas dan didukung AWS. Konsep inti (cluster, node, shard, index, Query DSL) hampir identik, sehingga glosarium ini berlaku untuk keduanya. Perbedaan utama ada pada lisensi, plugin keamanan, dan beberapa fitur lanjutan.
Tidak. Pahami dulu konsep inti seperti cluster, node, index, shard, dan document. Istilah lain bisa Anda rujuk saat dibutuhkan ketika membaca dokumentasi atau log.
Untuk pemula, prioritaskan: Index, Document, Mapping, Shard (primary/replica), dan Query DSL. Kelima konsep ini sudah cukup untuk membuat index, mengindeks data, dan melakukan pencarian dasar.
nusabet88 menampilkan node, shard, dan kesehatan cluster secara visual sehingga istilah-istilah di atas jadi lebih mudah dipahami.
Panduan Instalasi